Ada wanita lain yang lebih agung dari sekian wanita unggulan dalam hal kesabaran dan ketaatan kepada Allah. Sesungguhnya ,ia adalah wanita dari surga.
Atha’ bin Abi Rabah menuturkan, “Ibnu Abbas berkata kepadaku,’maukah engkau aku tunjukkan seorang wanita dari penghuni surge?’ aku menjawab,’tentu’. Ibnu Abbas berkata,”wanita tersebut adalah seorang wanita berkulit hitam yang datang kepada Nabi SAW dan berkata,’sesungguhnya aku terkena penyakit ayan dan aku takut jika auratku tampak (ketika kambuh). Maka berdo’alah kepada Allah untukku(kesembuhanku)!’. Beliau (RasulullahSAW) bersabda,’ jika engkau mau bersabar (atas penyakitku itu),maka bagimu surge. Namun , jika engkau ingin (sembuh), aku akan berdoa kepada Allah agar Dia menyembuhkanmu’. Wanita itu berkata,’aku (pilih) bersabar. Namun , aku takut jika auratku tampak (ketika kambuh), maka berdo’alah kepada Allah agar (ketika aku kambuh) auratku tidak tersingkap’. Lalu , Rasulullah SAW pun mendo’akannya.” (sahih , Al Bukhari(5652), muslim(2576), ahmad (323))
Salah satu mukzizat Nabi SAW adalah bahwa doa beliau mustajab(terkabulkan). Jika Beliau berdoa kepada Rabb-nya, maka Dia mengabulkan doanya dengan segera, sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Taimiyah dalam MU’jizatun Nabi SAW. Mahasuci Allah. Wanita tersebut sabar atas penyakit, namun tidak sabar atas tersingkapnya aurat. Sungguh, ia termasuk dari sekian wanita yang paling sempurna akalnya. Ia meminta surga hingga ia beruntung dengannya. Ia telah benar dalam memilih surge dengan kebenaran yang tepat. Wanita tersebut adalah Sa’irah Al- Asadiyah.
Wanita ini adalah contoh bagi kaum wanita. Meski sakit, ia tetap berusaha keras dalam menutupi dirinya dan badannya. Yang mengherankan, kaum wanita kita berusaha keras membuka aurat mereka tanpa ada uzur dalam hal tersebuut. Adapun wanita ini , ia takut jika auratnya tampak karena suatu uzur.
Wahai orang yang takut jiak auratnya tampak tanpa ada penyakit ayan! Tidakkah kalian takut jika aurat kalian tampak ketika anda menderita sakit ayan? Sebab, Allah Mahamampu, tiada sesuatupun yang dapat melemahkannya. Tapi , Dia bergerak pelan, namun pasti. Karena itu, wahai kaum muslimah! Tutupilah diri kalian.
Sekiranya wanita ini menyaksikan para Muslimah pada masa sekarang ini ternyata mereka dalam keadaan mempertontonkan kecantikan dan aurat (tabarruj) mereka di jalan-jalan. Padahal , mereka tahu bahwa cirri-ciri busana islami adalah tidak menggambarkan aurat, tidak menampakkan aurat, dan tidak tipis. Maka, wahai orang yang takut jika auratnya tampak, bertaqwalah kepada Allah sebelum bertemu dengan Allah.
Allah SWT telah menyifati wanita- wanita surga bahwa mereka adalah bidadari-bidadari jelita yang dipingit di dalam rumah. Allah berfirman:
“(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.”Q.S. Ar-Rahman: 72
Allah juga menyifati mereka dengan telur ( burung unta) yang tersimpan baik, yakni tersembunyi. Allah berfirman :
“Seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik” Q.S. Ash- Shaffat:49
Maka jadilah anda seperti permata yang terjaga lagi tersimpan dengan baik . janganlah kalian tampakkan sedikitpun dari tubuh anda untuk serigala-serigala hingga anda jatuh menjadi mangsa lezat bagi mereka. Ketahuilah dengan yakin bahwa tidaklah sama antara wanita-wanita yang mempertontonkan kecantikannya serta auratnya dengan wanita-wanita mulia lagi suci. Alangkah besar perbedaan antara keduanya! Tidak , keduanya tidaklah sama. Allah SWT berfirman:
“Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)?” Q.S. Al- Qalam: 35
Allah juga berfirman:
“Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik (kafir)? Mereka tidak sama.” Q.S. As- Sajdah: 18)
Perhatikanlah, ke kelompok manakah anda senang untuk bergabung dengannya? Wahai kaum muslimah, jadikanlah ummahatul mukminin ( semoga Allah meridhai mereka) sebagai suri tauladan tertinggi bagi anda hingga anda bisa berkumpul dengan mereka di surga! Sebab wanita-wanita surga itu tertutup aurat mereka dan menjaga kesucian mereka. Apakah kalian berhasrat masuk padahal anda sedang berada pada puncak mempertontonkan aurat, secara jahiliyah_surga-surga bersama wanita-wanita yang menjaga kesucian !
Wahai putriku, jika engkau menginginkan suatu keindahan dan kecantikan yang menghiasi tubuh dan akal. Maka , tinggalkanlah penyembahan ‘tabarruj’ secara sempurna. Sebab, keindahan jiwa adalah lebih luhur dan lebih berharga. Pelakunya akan menghasilkan bunga, namun , bentuk bunga di kebun tak sebanding dengannya.
Sumber : buku “Seni Menikmati Ujian” , Hani Saad Ghunaim, Aqwam 2007
Thank You
Thank You For Your Visit ^_^
Rabu, 27 Oktober 2010
Senin, 14 Juni 2010
Sifat –sifat Hamba Allah SWT yang Mendapat Kemuliaan

Dan hamba-hamba Tuhan Yang Mahapenyayang itu( ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan perkataan yang baik .
Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka .
Dan orang-orang yang berkata ,”ya Tuhan kami ,jauhkanlah azab jahanam dari kami , sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal “.
Sesunguhnya jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.
Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta) , mereka tidak berlebih-lebihan , dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),
(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,
Kecuali orang-or ang yang bertaubat , beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang.
Dan orang yang bertobat dan mengerjakan amal saleh,maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.
Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu , dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.
Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta.
Dan orang-orang yang berkata, “ ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa.
Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi( dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat didalamnya,
Mereka kekal didalamnya . surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman .
Katakanlah (kepada orang –orang musyrik) ,” Tuhan ku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadahmu. (tetapi bagaiman kamu beribadah kepada-Nya), padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya? Karena itu kelak(azab) pasti (menimpamu)”.
Al – Furqon : 63 – 77
Rabu, 13 Januari 2010
Percayalah!

Percayalah!
Percayalah pada diri mu sendiri..!
Bagaimana mungkin diri mu mengharapkan orang lain percaya pada kemampuan mu ?
Jika dirimu sendiri tak pernah percaya bahwa kamu bisa!
Kamu mampu!
Ingatlah bahwa Allah S.W.T. telah menciptakan mu sebagai mahluk paling sempurna!
Ingatlah kemampuan mu akan hilang bila kau tak segera mempergunakannya!
Syukurilah semua yang kau miliki!
Jangan sia-siakan!
Hilangkan semua bayang-bayang kegagalan masa lalu….
Ikhlaskanlah….
Dan optimislah!
Berpikirlah kamu bisa melakukannya!
Maka kau pasti bisa!
Be positive thinking….
You can if you think you can..!
^_^
Indah Kurniasari.....
Sabtu, 24 Oktober 2009
REKAT(Renungan Singkat) edisi Daun-daun

Daun-daun
Biarkanlah daun-daun kering itu berguguran... Tenanglah....
Karena selama pohon itu masih hidup, ia kan menumbuhkan daun-daun kembali...... Tenanglah....
Selama pohon itu masih hidup, ia kan menumbuhkan daun-daun baru....
Ingatlah....
Selama pohon itu masih hidup, ia takkan berhenti memunculkan daun-daunnya....
Ingatlah...
Ia takkan menyerah!
Ia takkan berhenti!
Selama nyawa masih melekati diri.. Ia takkan berhenti!
KARENA BERHENTI, BERARTI MATI!
(Indah K)
Langganan:
Postingan (Atom)