Thank You

Thank You For Your Visit ^_^

Minggu, 22 Juli 2012

Ramadhan Ku Torehkan Harapan

Pra Ramadhan 1433 H

hal apa yang istimewa dari Ramadhan tahun ini?
ya tentu saja :)

Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah mencurahkan betapa banyaknya nikmat...yang sering kali kita sebagai manusia "lupa" untuk mensyukurinya. aku masih ingat kurang lebih 4 tahun yang lalu..September 2008 adalah pertama kalinya aku beribadah Ramadhan jauh dari orang tua. saat itu aku memutuskan untuk mengambil kesempatan  kuliah di salah satu  universitas negeri ternama di Pulau Jawa. dengan sejuta harapan dan impian untuk mendapatkan pengalaman hidup yang "lebih" banyak, meski banyak orang termasuk ortu yang ragu dan tak percaya anak perempuannya ini bisa lepas jauh dari orang tua :) ya...memang sejak kecil aku dikenal dengan sebutan "anak rumahan"...ya ragaku memang dirumah tapi pikiranku sesungguhnya telah berkeliling dunia.. (lho....). *dengan buku telah ku jelajahi dunia.

lalu apa yang istimewa?
yang istimewa dari Ramadhan tahun ini adalah tiga kata yang kini bersanding dibelakang namaku "SKM" Sarjana Kesehatan Masyarakat. sebuah kado terindah di Ramadhan tahun ini...alhamdulillah...sudah setahun saya tidak pulang ke "kota halaman"..setahun pula tak bertemu bapak dan ibu...kemarin sewaktu wisuda 12 Juli 2012 mereka datang tuk menyaksikan putrinya diresmikan menjadi wisudawati angkatan'84 FKM..alhamdulillah...bisa melepas rindu yang telah meradang...saat wisuda kemarin aku sempat mencuri pandang saat namaku dibacakan aku langsung melihat kearah tempat duduk mereka...sekilas ku lihat kedua matanya berkaca-kaca...ibu....entah karna engkau terharu atau bangga...atau justru sedih...aku tak melanjutkan menatapnya lagi.....

lalu?
Tak pernah terpikir olehku sebelumnya, kupikir dulu 2 tahunan atau setahunan yang lalu setelah ku merampungkan studi maka aku akan segera kembali ke tanah kelahiran dan kembali mengabdi...dan nyatanya tidak, aku harus bersabar lagi....di Ramadhan tahun ini masih ku lalui di tanah rantau....sambil menggantungkan harapan, cinta dan cita-citaku pada Nya...Allah SWT....jika memang diri ini Engkau kehendaki untuk mengabdi pada umat...tempatkanlah aku dimana aku akan memberikan banyak manfaat bagi umat...bangsa dan agama.

Ramadhan 1433 H

Ramadhan kembali kan ku torehkan harapan....menjadi seorang sarjana bukanlah akhir segalanya..karna sesungguhnya ini adalah awal sebuah kehidupan yang baru...kini keadaan begitu banyak berubah dan ku harus kembali menata rencana kehidupan....hidup ini hanya sekali..dan  semakin bertambah hari semakin dekat diri ini pada ajal kematian....yang ku takutkan adalah bila saat itu tiba diri ini belum menjadi orang yang menebar kemanfaatan bagi orang lain...Ya Allah....tuntunlah diri ini untuk segera memperbaiki diri...betapa ku sadari banyak kekurangan disana sini...monitoring yang saya lakukan sendiri...belum banyak progress yang terjadi pada diri ini..sedangkan dunia ini betapa cepatnya berubah...peningkatan kompetensi diri harus segera dilakukan! maksimalkan ikhtiar untuk wujudkan mimpi-mimpi yang ingin di wujudkan..Ya Rabb..berikanlah kekuatan...

Ramadhan 1433 H
semoga bisa menjadi sarana menempa diri....dengannya aku ber-muhasabah, dengannya ku memperbaiki diri, dengannya ku membakar semangat meraih cita-cita.....berharap...berdo'a..dan memohon ampunan-Nya.


masih di Semarang
Torehan Indah Kurniasari


Minggu, 08 April 2012

"Habis Gelap Terbitlah Terang" Generasi Kartini Lebih Sehat


Ingat April ingat Ibu Kartini, right? 

Sekitar 108 tahun yang lalu beliau meninggal karena mengalami komplikasi  saat melahirkan anak pertamanya dalam usia 25 tahun, salah satu sebabnya adalah preeklamsia...hmm.... tidak jauh beda dengan kondisi Indonesia 2012 ...AKB dan AKI masih tinggi...preeklamsia dan eklamsia menduduki peringkat kedua penyebab kematian ibu melahirkan di Indonesia yakni 24 persen (SDKI2007)


not only remember but also lets we care about it... :)

Kesadaran akan pentingnya hal ini sangat penting guna mengurangi kematian bayi dan ibu di Indonesia. Perkembangan teknologi kedokteran modern semestinya bisa mengatasi masalah tersebut. Tetapi secanggih apapun teknologi yang ada bila tidak didukung dengan perubahan perilaku, yang diawali dengan perubahan pengetahuan tidak akan berefek terlalu banyak, wanita dan keluarga dalam hal ini suami juga harus peduli dan sadar akan pentingnya pengetahuan tentang kesehatan ibu dan anak. 

Masyarakat yang telah mendapatkan pendidikan yang baik (high educated) biasanya memiliki kesadaran yang lebih baik tentang pentingnya pengetahuan kesehatan, lalu bagaimana  dengan masyarakat yang kurang berpendidikan (low educated)?. Jumlah masyarakat yang low educated jauh lebih banyak dari pada yang educated, hal ini masih juga menjadi masalah negara yang belum terselesaikan juga masalah low income (pendapatan rendah). Apakah penyelesaian masalah tingginya AKI dan AKB harus menunggu penyelesaian masalah-masalah tadi?. Memang benar masalah ekonomi, kesehatan, dan pendidikan memang saling berpengaruh, tetapi jika penyelesaian masalah kesehatan harus menunggu masalah ekonomi dan pendidikan selesai(kualitas dan kuantitas pendidikan) mau menunggu sampai kapan?. Sebenarnya pemerintah telah berupaya memberikan pendidikan kesehatan dengan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat lewat kegiatan posyandu, lewat bidan, melalui poster, leaflet,dan berbagai media lainnya. Apakah semua itu sudah efektif?. 

Upaya-upaya tersebut mungkin telah sukses merubah pengetahuan masyarakat dari yang tidak tahu menjadi tahu, masalah selanjutnya adalah akankah masyarakat yang sudah memperoleh pengetahuan tadi mau dan mampu mempraktikan pengetahuan yang didapat?. dalam hal ini perlu diupayakan kemandirian dari masyarakat itu sendiri dalam upaya mencerdaskan masyarakat itu sendiri, peran serta keluarga juga penting untuk memberikan dukungan kepada ibu atau untuk senantiasa menerapkan pola hidup sehat.

Peran wanita yang di jaman sekarangpun telah banyak bergeser, dahulu ketika di jaman Kartini wanita hanya sebagai "konco wingking" (bahasa jawa= teman di belakang) hanya berperan mengurusi anak dan suami tanpa mendapat kesempatan mengenyam pendidikan yang tinggi, memang wajar jika kasus kematian ibu dan bayi tinggi. Lalu bagaimana dengan wanita jaman sekarang yang dapat mengenyam pendidikan  jauh lebih tinggi, kenapa angka kematian ibu dan bayi masih tinggi?. apakah karena belum meratanya pendidikan di kalangan wanita?. Jika memang begitu, sudah semestinya pergerakan wanita Indonesia diarahkan tidak hanya menuntut hak atas kesetaraan gender atau emansipasi wanita saja, tapi harus lebih gencar lagi mengkampanyekan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi kaumnya. Para wanita Indonesia yang mendapat kesempatan mengeyam pendidikan tinggi sudah semestinya berbagi dengan wanita yang lain yang kurang beruntung. Pendidikan kesehatan bagi wanita atau para remaja putri terutama merupakan tanggung jawab semua kalangan, terutama bagi kaum wanita. 

Tempo dulu Kartini memperjuangkan pendidikan bagi wanita indonesia, "habis gelap terbitlah terang" sebuah judul buku yang terkenal menggambarkan pemikiran dan perjuangan kartini. Meneladani semangat Kartini yang berjuang demi kemajuan kaumnya yang  saat itu kurang mendapat pendidikan yang layak, maka tugas kaum wanita di jaman moderen ini adalah bagaimana wanita bisa memperjuangkan kaumnya untuk dapat menjaga kesehatan reproduksinya,hidup lebih sehat, dan mampu melahirkan keturunan yang sehat dan berkualitas, serta mengurangi risiko kematian akibat melahirkan melalui pendidikan . Wanita bisa membantu menyebarkan pengetahuan yang dimilikinya kepada sesamanya. sebagaimana perjuangan kartini dulu, maka yang pertama kali harus diperjuangkan adalah bagamana memberikan pengetahuan yang baik kepada wanita tentang kesehatan, diharapkan dengan pengetahuan yang baik akan mempengaruhi perilakunya agar bisa berubah menjadi lebih sehat yang nantinya akan merubah kondisi menjadi lebih sehat. Tidak dapat dipungkiri, walaupun wanita karir sesibuk apapun, peran wanita dalam menjaga kesehatan keluarganya sangat besar. Bisa dibayangkan bila para wanita Indonesia mempunyai pengetahuan yang baik dalam menjaga kesehatan maka hal ini juga berpengaruh pada kesehatan  keluarganya. Pendidikan kesehatan bagi wanita penting diusahakan, baik itu dari pemerintah maupun non-pemerintah. Kemandirian masyarakat terutama kaum wanita sangat penting dalam upaya mewujudkan wanita yang berpengetahuan kesehatan yang baik demi menciptakan keluarga yang sehat.



Kamis, 15 Maret 2012

Karena Aku Cinta


karena aku cinta....
cinta motivasi terbesar dalam kehidupan....
cintailah apa yang anda miliki...
cintailah aktivitasmu..
cintailah pekerjaanmu..
fokuslah pada hal-hal yang anda miliki..
maka bekerjalah dengan cinta
maka berjuanglah dengan cinta
bekerjalah bukan karena uang...
karna uang hanya akan menjerumuskan dalam lubang ketamakan(KKN dan semacamnya)
dengan cinta kan menghadirkan keikhlasan
dengan cinta kan menghadirkan passion
teruskan meningkatkan kualitas diri...
jangan pernah takut bermimpi....
karna mimpi itu gratis..
tidak perlu membayar sepeserpun!...
kenapa mesti takut?
tidak akan ada orang yg meminta bayaran karna anda bermimpi...
semua orang bisa bermimpi!
maka bermimpilah...
bermimpilah setinggi-tingginya...
Allah kan mengabulkan doa hamba-hamba- Nya....cepat atau lambat
jika mimpimu hanya 3 maka Allah akan mengabulkan 3
jika mimpimu 10 maka akan di kabulkan 10
Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya
sinkronkan antara pikiran,hati ,doa dan usaha anda
jangan pernah takut  memvisualisasikannya...
jangan ragu tuk menghadirkannya dalam kehidupan nyata....
jangan melemahkan diri dengan keterbatasan-keterbatasan yang ada....
ubah paradigma berfikir....
bisa dan yakin bisa..
jika anda tidak yakin doa anda akan menjadi nyata..
bagaimana mungkin Allah akan yakin akan mengabulkan doamu
maka yakinlah...
syukur, sabar dan ikhlas...
tetap optimis....
gapai mimpimu dengan cinta...
karena aku cinta...
semangat takkan padam tuk melangkahkan kaki ini menjalani perjalanan menuju tempat imipian...
karena aku cinta
langkah ini kan terasa ringan dan bahagia...
get passion....get spirit...
the power of love...
love because Allah
i have a dream.....
you have a dream
semangatlah wujudkan mimpi
demikianlah aku menulisnya dengan cinta 

Kamis, 05 Januari 2012

Kesuksesan Hidup yang Ingin Ku Raih


Attention! for everyone who reads my goal is obliged to help me make it happen by praying hopefully it can be realized, thanks :)
Perhatian! bagi setiap orang yang membaca cita-cita saya ini wajib membantu saya mewujudkannya dengan cara mendoakan semoga hal tersebut bisa terwujud, terima kasih  :)


  
Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk, kesia-siaan dan siksa neraka. Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang, saya coba meluruskan niat dan memperbaiki ikhtiar saya untuk menjadi manusia yang lebih baik. Setelah melalui proses yang panjang hingga kini saya berumur 21 tahunan(tidak tahu akan hidup di dunia sampai kapan), akhirnya saya tergerak untuk menuliskan cita-cita saya, tulisan ini tentang berbagai kesuksesan yang ingin saya raih dalam hidup. Sebagai seorang muslimah (wanita muslim) tentu saja saya menginginkan kehidupan yang baik di dunia dan akhirat. Kehidupan di dunia ini sifatnya hanya sementara, kehidupan dunia adalah perjalanan kita menuju kehidupan akhirat yang kekal, untuk itu perlu sekiranya perjalanan ini menjadi suatu hal yang bermanfaat, tertata, dan terencana (saya sedang belajar dan berusaha memperbaiki diri). sebelumnya saya tidak pernah memberitahukan kepada siapapun tentang apa yang saya inginkan, apa yang saya cita-citakan atau apa yang saya mimpikan. Banyak orang atau banyak hal yang telah menginspirasi saya seperti kisah pembuat jejak Danang AP, atau Proposal Hidup bapak Jamil Azzaini, dan masih banyak yang lainnya seperti seminar, pelatihan, dan diskusi-diskusi yang pernah saya ikuti. Dari berbagai inspirasi itulah saya menghimpun keberanian untuk menulis artikel yang saya beri judul "Kesuksesan Hidup yang Ingin Ku Raih", tulisan ini hanya berisi hal-hal yang ingin saya wujudkan saja, untuk masalah milestones dan time line tidak saya bahas lebih lanjut. Berikut rincian dari kesuksesan hidup yang ingin ku raih:

Visi  : saya ingin menjadi orang yang sehat dan menyehatkan
(sehat fisik, mental, spiritual, sosial dan ekonomi)

Misi
  1. lulus dengan IPK Cumlaude, TOEFEL lebih dari 520, dapat Beasiswa S2 dan S3
  2. ingin jadi dosen
  3. author buku best seller
  4. konsultan kesehatan
  5. CDF(Community Development Facilitators)
  6. ahli tanaman herbal
  7. menjadi pengusaha sukses seperti bunda Khadijah ;Owner perusahaan penerbit buku terbaik di dunia, Owner Restoran Sehat Internasional, Owner RSII (Rumah Sehat Islam Internasional) tidak mau menggunakan nama/ istilah "Rumah Sakit", memperkerjakan lebih dari 500.000 tenaga kerja asli Indonesia
  8. founder Perguruan Tinggi/ Institut Kesehatan Islam Terbaik dunia (yang bisa mengembangkan ilmu kesehatan/kedokteran islam)
  9. founder Pusat Kajian Ilmu Perilaku Indonesia (PKIPI)
  10. membangun 33 perpustakaan besar dan lengkap koleksinya untuk mencerdaskan masyarakat Indonesia, GRATIS!
  11. mempunyai minimal 10 Desa Binaan sebagai upaya partisipasi menyejahterakan masyarakat terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi
  12. bebas dari hutang, riba, dan KKN
  13. naik Haji dan memberangkatkan kedua orang tua naik haji
  14. menjadi penghapal Al Quran
  15. mempunyai keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah
  16. menjadi istri yang solihah dan menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya, bersama suami menciptakan generasi penerus bangsa yang islami, melahirkan putra-putri yang solih/solihah penghapal Al Quran (misi yang paling utama) :)
demikian visi dan misi ini saya buat, sambil menghela napas panjang...... saya merasakan beban yang berat untuk mewujudkan mimpi saya diatas.....saya bukan siapa-siapa dan saya harus memulai segala sesuatunya dari nol!. biarkanlah saya bermimpi, karna  bermimpi itu GRATIS!, dan saya harus membayar dengan usaha keras agar saya dapat meraih apa yang saya mimpikan. Visi dan misi saya ini bersifat tentatif, artinya  masih bisa saya revisi lagi seiring dengan berjalannya waktu. semoga Allah SWT mengabulkan harapan dan do'a ini, semoga apa yang saya tulis ini terwujud dan diberkahi oleh Allah SWT (mohon do'anya ya teman2) , dan saya meyadari bahwa seindah apapun rencana yang saya buat, akan jauh lebih indah rencana yang telah Allah persiapkan untuk saya. Hmm.... luruskan niat, semoga segala upaya tidak menjadi sesuatu yang sia-sia, melainkan menjadi tabungan pahala untuk masa depan di akhirat. aamiin

subhanalloh wa bihamdihi, laa ilaaha illallooh, wahdahuu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyii wa yumiit, wa huwa 'alaa kulli syai'in qodir.laa hawla wallaa quwwata illa billaah.allohumma a'inni 'alaa zikrika wa syukrika wa husni 'ibaadatika. laa yukallifuloohu nafsan illaus'ahaa, lahaa maa kasabat wa 'alaiha maktasabat, robbanaa laa tuaakhidnaa in nasiinaa au akhtha'naa, robbanaa walaa tahmil'alainaa ishran kamaa hamaltahuu 'alalladzi min qablinaa. robbanaa walaa tuhammilnaa maa laa thaaqata lana bih, wa'fu annaa waghfir lannaa warhamnaa, anta maulaanaafanshurnaa 'alal qaumil kaafiriin. robbanaa atmim lanaa nuuronaa waghfir lanna, innaka 'alaa kulli syai'in qodir. Alloohumma innii a'uuzubika minal 'ajzi wal kasali, wal jubni wal bukhli, wal harami wa 'azaabil qobri. Alloohumma aatii nafsii taqwaahaa wa zakkaahaa, anta waliyyuhaa wa mawlaahaa. Alloohumma inni a'uuzubika min 'ilmin laa yanfa',wa min qolbin laa yakhsya', wa min nafsin laa tasyba' wa min da'watin laa yustajaab. Robbi zidnii 'illman. Alloohumma inni as'aluka al hudaa wat tuqoo wal afaaf wal ghinaa. Allohummakfini bihalaalika 'an haroomika wa aghninii bifadhlika 'amman siwaka.Robbi awzi'nii 'an asykura ni'matakal latii'an'amta 'alayya wa 'alaa waalidayya wa an a'mala shoolihan tardhoohu, wa ashlih lii fii zurriyyatii, inni tubtu ilaika wa inni minal muslimin.
aamiin ya Robbal'alamin
:)

sunflower, semangat mencerahkan!
semarang, Jumat 6 Januari 2012
Indah Kurniasari


Kamis, 03 November 2011

Warna Kehidupan

Sekilas kita hanya melihat satu warna yang nampak putih dan terang Warna putih itu sendiri terdiri dari beraneka warna Merah jingga kuning hijau biru nila unggu Pancaran warna warni kehidupan itu pun terpancar dari segala yang tampak dalam pandangan mata ini Hijau menyejukkan Biru meneduhkan Merah yang begitu berani Jingga yang begitu semangat Kuning si ceria Nila nan cantik Atau unggu yang anggun Semua warna berpadu padan membentuk senandung harmoni Lihatlah warna bunga yang menawan sungguh mahakarya Sang disainer terbaik Komposisi lagu alam dari Komposer terbaik Ukiran kayu dari Pengukir terhebat Bumi dengan komposisi, akurasi dan presisi terbaik Sungguh karunia terbaik dari Yang Terbaik Sebagaimana seorang manusia Yang telah diciptakan-Nya dalam kondisi yang terbaik Yang diciptakan-Nya berwarna-warni Yang dibekali-Nya dengan kelebihan dan kekurangan Kekurangan adalah kelebihan itu sendiri Dan kelebihan adalah kekurangan itu sendiri Kekurangan akan menjadi kelebihan sebagaimana brotowali yang pahit ditelan tapi berkhasiat mengusir hama Dan kelebihan akan menjadi kekurangan bila pasokan air waduk meluap hingga merendam pemukiman Tidakkah kita yakin bahwa apa yang ada telah berada pada komposisi terbaiknya Tidakkah kita percaya bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan Sang Pencipta telah menciptakan hardware, software dan brainware kita dengan begitu serasi,selaras dan seimbang Semua telah terukur Dia tidak akan pernah salah mencipta Dia tidak akan pernah keliru menghitung Dia tidak Maha Adil Dan tidaklah Ia menguji seorang hamba di luar batas kapasitasnya Dia telah menentukan rizki hamba-Nya sesuai dengan kebutuhannya Semua efektif dan efisien Yakinlah siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil Yakinlah siapa yang bersyukur akan mendapat kesabaran Dan kesabaran akan mendatangkan kekuatan Kekuatan yang sanggup merobohkan dinding-dinding penghalang kesuksesan Keikhlasan akan menjadi energi terbesar di seluruh jagad raya Ikhlas hanya mengharap Ridhonya Bila hati nampak begitu kelam hingga tak nampak darinya warna warni alam Bersihkanlah ia dengan air pertaubatan Cerahkanlah wajahnya dengan senyum keikhlasan Rona indah penuh cahaya-Nya

Selasa, 26 April 2011

Kisah Perahu Layar

kini rangkaian kayu-kayu itu telah berpadu jadi satu, dengan layar yang mengembang begitu eloknya...

satu...dua...dan tiga... perahupun mulai dilepas ke lautan bebas...

mulai mengarungi lautan biru dengan senyum optimis dan keteduhan hati..

berjuang tuk 1 tujuan

pulau firdaus...

panorama elok yang tak semua orang dapat singgah di pulau istimewa itu....

ya Tuhan.... kerahkanlah angin Mu untukku

sampaikanlah aku ke pulau itu....

kokohkanlah layarku ini tuk tetap tegar menerjang prahara...

tak seperti karang yang hanya diam terpaku diterjang ombak....

atau seperti buih yang banyak tapi tak berbekas...

ya Tuhan....sadarkan aku untuk tak tepana oleh karena dermaga dunia yang mewah memukau...

ya Tuhan....selamatkanlah aku dari hiruk pikuk perniagaan dunia yang melalaikan

ya Tuhan...tundukkan pandangan ini tuk melihat indahnya dunia bawah laut Mu agar ku pandai mensyukuri nikmat Mu

ya Tuhan...jadikanlah teropong ini tuk dapat melihat bahaya yang akan merintangi jalur layarku di depan,belakang,atas, bawah,kiri,dan kananku...

ya Tuhan....kuatkanlah genggaman tangan ini tuk tetap berpegang teguh pada peta hidup dari Mu (Al Quran)...

ya Tuhan...aku tahu bahwa terik matahari atau dinginnya angin malam kan menjadi baju harianku...

ya Tuhan...aku tahu bahwa badai dan petir akan menjadikanku gemetar...

ya Tuhan...hidupku penuh ketidakpastian....aku tahu bahwa pulau impian itu tak kutahu pasti dimana berada...

ya Tuhan...berikanlah aku petunjuk.....bantulah aku dengan kompas Mu

ya Tuhan....aku tidak tahu cukup atau tidakkah bekal yang ku bawa ini( amal ibadah)..tuk sampai ke sana...

aku tidak tahu apakah badan kapalku ini kan bertahan dari ancaman kerapuhan sampai kapan...

aku tak tahu berapa lama kain layarku ini kan tetap tegar berdiri....

ya Tuhan...

layar ini telah lusuh....

layar ini telah robek tercabik cabik....

ya Tuhan....

perbaikilah layar ini...

agar aku tak tenggelam di tengah samudra....sebelum pada akhirnya nanti ku dapat sampai ke pulau tujuanku...

ya Tuhan...sadarkanku dari lamunan panjang....

tempat ini hanya persinggahan sementara....

berkahilah perjalananku ini....

sampaikanlah aku kepada firdaus Mu...

aamiin



*sebuah mutiara yang ku ambil dari kerang yang ku dapatkan dari dasar nurani ...semoga menjadi tetesan air yang mampu mengukir indah batu-batu yang keras...seindah stalagtit dan stalagmit yg menghiasi goa kehidupan



salam Sunflower

Indah Kurniasari

Rabu, 19 Januari 2011

CERMIN DIRI



suatu ketika terjadilah dialog antara dia dan "cermin tuanya"

Hai cermin tampakkanlah siapa aku
Maka katakanlah dengan jujur….

“Ya…baiklah tuan ku…”

Betapa banyak orang berkata paras elok rupawan…
Betapa orang mengelu-elukan keanggunan… kecerdasan…dan kepribadian yang luhur…
Tapi… sudahkah aku pantas…
Layakkah jasad dihadapan mu ini menghadap-Nya di surga…
Dengan gaun yang cantik… bewarna-warni sungguh menawan..
Dengan parfum yang harumnya semerbak……
Pantaskah aku menemui-Nya di surga?....

“wahai cantik ketahuilah …sesungguhnya Tuhan mu tak kan mempedulikan seberapa indah parasmu…. Tapi yang lebih penting adalah keimanan dan ketaqwaanmu pada-Nya”.

Benarkah itu wahai cermin?

“ya, tentu saja... bukankah Dia telah mengatakannya kepadamu bukanlah elok rupamu yang Ia lihat, akan tetapi keindahan akhlakmu dan segala ibadah yang engkau lakukan dengan keikhlasan"

sungguhkah begitu? lalu apa yang dapat aku lakukan agar jasad ini indah dengan pancaran akhlaknya dan berkilauan dengan keikhlasannya?

"tersenyumlah sahabat, langkahkan kakimu menapaki jalan-jalan kekasih-Nya, Rasulullah SAW dialah tauladan bagimu ,dekatilah cahaya-Nya lewat ayat-ayat cinta- Nya dalam Al- Quran"

dan akupun tersenyum, baiklah cermin...aku mengerti, satu lagi pintaku wahai cermin.. bila pakaian imanku nampak lusuh nanti,ingatkanlah aku tuk segera memperbaruinya, aku ingin ketika suatu saat nanti dipanggil untuk menghadap-Nya , diri ini sedang mengenakan pakaian keimanannya yang terbaik.

"baiklah tuanku, semoga engkau kan jadi salah satu penghuni surga yang telah Dia janjikan, aamiin"


sahabat........
Biarlah Allah saja yang menyemangati kita
Sehingga tanpa sadar setiap peristiwa menjadi teguran atas kemalasan kita
Cukuplah Allah saja yang memelihara ketekunan kita
Karena perhatian manusia terkadang menghanyutkankan keikhlasan

Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang bermakna..
Yaitu pribadi yang saat berbaur mampu menyemangati yang lain
Dan saat sendiri ia mampu menguatkan dirinya sendiri
Cukuplah Allah bagiku...

Indah Kurniasari